Author: Gratia

Bingung Pilih Sekolah Pilot? Jadikan 4 Faktor Ini Sebagai Panduan

Mencari tahu rekomendasi sekolah pilot terbaik memang harus dengan kecermatan. Bagaimana tidak, setiap sekolah tentu ada keunggulan dan kekurangan. Dengan menelusurinya lebih dekat maka sangat memungkinkan untuk memilih sekolah yang benar-benar tepat. Kebingungan mencari sekolah penerbangan terbaik hampir dirasakan sebagian besar calon siswa, terutama yang menjadi pencetus pertama kalinya dalam keluarga untuk berkarir di dunia penerbangan. Apakah hal ini juga terjadi pada Anda? Jika iya, empat faktor di bawah ini dapat menjadi panduan untuk memilih sekolah pilot berkualitas.

Fasilitas sekolah yang memadai

Dalam sebuah pendidikan fasilitas sekolah merupakan bagian penting untuk dipertimbangkan dengan baik karena bakal berpengaruh terhadap semangat dan kenyamanan para siswa dalam menjalani proses belajar mengajar. Fasilitas sekolah pilot yang wajib ada beberapa di antaranya adalah gedung asrama yang nyaman, ruang belajar yang memadai, serta fasilitas dengan teknologi canggih seperti simulator dan pesawat latih yang mendukung. Di samping itu, akan lebih baik jika sekolah punya bandara pribadi salah satu contohnya All Asia Aviation Academy Filipina, hal ini penting agar cadet tidak perlu repot-repot menggunakan lapangan terbang pesawat komersial untuk melakukan latihan terbang.

Lisensi yang lengkap

Untuk dapat melamar pekerjaan di airline, pilot harus memiliki kriteria seperti yang dibutuhkan maskapai. Misal mengantongi lisensi minimal CPL, dalam hal ini pilot diharuskan mempunyai lisensi tersebut untuk lulus dalam tahap administrasi. Lisensi adalah surat izin terbang pilot untuk menerbangkan pesawat dengan tipe tertentu, kalau transportasi darat sama halnya dengan SIM. Penting untuk mempertimbangkan sekolah penerbangan yang menyediakan lisensi lengkap, mulai dari PPL (Private Pilot Licence), CPL (Commercial Pilot Licence), dan IR (Instrument Rating), serta akan lebih bagus jika mempunyai lisensi MER (Multi-Engine Rating).

Lisensi PPL digunakan pilot untuk menerbangkan pesawat kecil berkapasitas kurang lebih 5-6 orang (khusus untuk pesawat keluarga), sedangkan CPL ialah surat izin pilot untuk mengemudikan pesawat komersial. Begitu juga dengan IR, pilot dapat mengemudikan pesawat komersial walau keadaan cuaca gelap (malam hari). Sementara itu, pada lisensi MER sang pilot sudah diizinkan untuk menerbangkan pesawat dengan mesin berganda. Pada umumnya lisensi tersebut sangat diutamakan oleh maskapai penerbangan dalam merekrut pilot karena siap kerja. Memilih sekolah yang memiliki lisensi lengkap juga direkomendasikan agar tidak perlu lagi mencari sekolah lain apabila ingin menambah lisensi.

Baca juga : sekolah pilot Aviatour.

Durasi pendidikan yang singkat

Dalam memilih sekolah pilot juga dapat mempertimbangkan dari durasi pendidikan. Durasi sekolah yang lebih pendek memberi peluang untuk cepat dapat kerja. Namun pastikan, sekolah tidak sekadar memberikan “janji buta”, harus ada faktor pendukungnya misal dari jumlah pesawat latih yang cukup banyak dan layak digunakan sehingga memungkinkan agar cadet dapat latihan terbang dengan lancar tanpa harus menunggu antri lama. Selain faktor fasilitas durasi pendidikan juga dapat dipengaruhi oleh jam terbang, di mana untuk mendapatkan jam terbang lebih banyak maka durasi pendidikan pun akan bertambah. Setiap sekolah belum tentu sama dalam menentukan masa pendidikan siswa pilot, memilih sekolah yang punya durasi yang lebih singkat namun dapat dipercaya juga dapat diperhitungkan.

Biaya sekolah yang sesuai

Bicara tentang sekolah pilot tak lepas dari soal biaya. Betapa tidak, mahalnya biaya sekolah pilot mencapai 800 juta rupiah banyak calon siswa harus mengiklaskan impiannya karena melihat kondisi keuangan yang tidak memadai. Di balik hal tersebut, jangan pula mudah tergiur dengan sekolah penerbangan yang menawarkan biaya murah, sebab bukan tidak mungkin lembaga (sekolah pilot) yang dipilih hanyalah calo yang ingin memakan uang siswa saja. Biaya sudah banyak dikeluarkan namun pendidikan tidak memuaskan. Maka dari itu, biaya sekolah pilot juga perlu diperhatikan dengan baik terlebih dibebankan biaya tambahan, misalnya siswa ingin menambah jam terbang atau justru lambat lulus.

Panduan memilih sekolah pilot pada dasarnya memerlukan banyak informasi, tidak cukup hanya dengan membaca satu sumber informasi saja. Sekadar tambahan, Anda bisa melakukan konsultasi ke konsultan sekolah penerbangan untuk mendapat arahan dalam memilih sekolah pilot yang tepat sehingga mampu meraih masa depan yang cerah.

Pilot, Salah Satu Profesi Bergengsi di Dunia

Profesi sebagai pilot kini semakin menjadi perbincangan banyak orang. Tidak hanya bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke sekolah pilot, tetapi juga bagi orang tua yang ingin menyekolahkan putra putrinya. Tidak semua orang bisa masuk dan diterima sebagai siswa pilot. Faktanya dari banyak siswa yang mendaftar, hanya segelintir yang dinyatakan lulus dan sebagiannya lagi gugur. Proses seleksi yang sangat ketat dan kalau tidak sesuai dengan kriteria sekolah dapat dipastikan gugur. Misalnya terdapat masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, ginjal, liver, dan lain-lain, terdekteksi menggunakan obat terlarang, nilai akademik anjlok, dan lain sebagainya tentu akan mengurangi poin kelulusan.

Durasi sekolah penerbangan yang relatif pendek (sekitar 1-2 tahun) menjadi peluang bagus untuk meniti karir di maskapai penerbangan, bahkan dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan sekolah tinggi pada umumnya. Apalagi pertumbuhan ekonomi negara semakin maju, alat transportasi udara kian menarik untuk dipilih oleh masyarakat untuk mencapai tujuan. Tak heran kalau maskapai tanah air bakal berebut pilot dengan lulusan berkualifikasi. Secara garis besar, pilot terbilang sebagai salah satu profesi yang cukup bergengsi di dunia, alasannya sebagai berikut:

Biaya sekolah mahal

Selain masa pendidikan cadet pilot yang amat singkat, biaya sekolah juga sangat mahal. Kalau dokter masih bisa dijangkau dengan biaya kurang lebih 300 juta rupiah, sedangkan pilot kemungkinan IDR 800 juta. Biaya sekolah pilot yang sungguh tinggi tak mengherankan kalau masyarakat yang dari kalangan menengah ke bawah harus mengubur impiannya untuk menjadi seorang penerbang, terkecuali bila mampu masuk di sekolah penerbangan bersubsidi. Sekalipun ada keringanan dari sekolah swasta seperti program cicilan, tapi hal ini tentu tidak mengurangi jumlah biaya yang harus dibayar. Inilah salah satu alasan mengapa sekolah pilot dikatakan bergengsi tak lain karena pengorbanannya juga besar.

Gajinya tinggi

Harapan memperoleh gaji hingga puluhan juta rupiah per bulan, bisa didapat dari profesi sebagai pilot. Penghasilan pilot dipengaruhi oleh letak posisi jabatan yang didudukinya saat itu, entah itu second officer, first officer, atau captain pilot. Semakin tinggi jabatan maka kian besar pula gaji yang diterima. Seperti halnya second officer dengan penghasilan di bawah 20 juta rupiah, first officer atau wakil kapten sekitar 40-45 juta rupiah, dan yang lebih menggiurkan lagi posisi kapten yakni mencapai IDR 70 juta per bulan. Dengan penghasilan yang cukup memuaskan, tak hanya mampu memenuhi kebutuhan hidup tetapi juga memungkinkan dalam mencapai berbagai impian di masa depan seperti berinvestasi.

Karinya oke

Setelah lulus dari sekolah pilot, para cadet dapat bersaing untuk mendapatkan lowongan kerja di airline. Pembangunan maskapai yang kian bertambah menjadi peluang besar bagi para lulusan untuk menduduki jabatan yang tersedia. Terdapat pula jenjang karir yang diimbangi gaji lumayan besar, seperti yang terdapat pada uraian sebelumnya. Jenjang karir bisa meningkat seiring dengan jam terbang yang bertambah. Meski tak mudah, namun hal ini sangat mendukung untuk kehidupan yang cerah di masa depan.

Proses seleksi yang sulit, biaya sekolah yang mahal, gaji tinggi, dan jenjang karir yang menggiurkan membuat ptofesi pilot diakui di seluruh penjuru dunia. Tak mengherankan kalau dikatakan sebagai salah satu jenis pekerjaan yang masih sangat bergengsi hingga saat ini. Sekedar tips, bila ingin masuk mencari sekolah pilot pastikan memilih yang tepat agar tidak mengecewakan di masa mendatang.

Ini Resikonya jika Keliru Pilih Sekolah Penerbangan untuk Anak

Minimnya pengetahuan jangan buat Anda keliru memilih sekolah penerbangan untuk anak. Sebetulnya, ada banyak cara untuk bisa mengetahui mana sekolah penerbangan yang patut dipilih dan mana yang tidak. Misalnya dengan mengikuti seminar yang diadakan oleh beberapa sekolah penerbangan, melakukan konsultasi dengan konsultan sekolah pilot, mencari sumber informasi dari media online yang terpercaya, atau mencari informasi dari para lulusan sekolah penerbangan. Merasa akan menghemat biaya dengan cepat-cepat mendaftar skarena umumnya sekolah penerbangan akan meningkatkan biaya pendidikan per batch-nya? Kalau sekolah penerbangan yang Anda pilih justru keliru, ini jadi keputusan yang teramat salah. Sebab, ini resiko yang bakal Anda hadapi:

Akan mengeluarkan biaya full lagi

Untuk apa mengeluarkan biaya full lagi? Ketika sekolah penerbangan untuk anak yang Anda pilih tutup atau terpaksa ditutup oleh pemerintah karena manajemen yang buruk atau tidak memenuhi standar, anak Anda sebagai siswa di sekolah penerbangan tersebut bakal terlantar. Kalau harus berhenti di tengah jalan, amat disayangkan karena anak telah rugi waktu & tenaga untuk mengikuti pendidikan & pelatihan di sekolah penerbangan tersebut. Fatalnya lagi, anak Anda bisa jadi stres jika memang cita-citanya ingin menjadi seorang pilot tapi tidak bisa tercapai karena harus putus sekolah penerbangan. Namun sebaliknya, ketika Anda memutuskan melanjutkan pendidikan anak dengan pindah ke sekolah penerbangan lain, Anda harus mengeluarkan biaya full lagi. Rugi finansial, bukan? Yang tadinya ingin untung malah jadi buntung.

Anak sulit diterima oleh airline

Biaya untuk pendidikan & pelatihan di sekolah penerbangan sebetulnya bisa kembali setelah anak bekerja di airline sebagai second officer, first officer, hingga akhirnya menjadi pilot. Sebab, lulusan sekolah penerbangan yang baru memulai karir di dunia penerbangan saja bakal mendapatkan gaji lebih kurang 15 jutaan (untuk airline top, masing-masing airline menawarkan gaji yang berbeda). Gaji ini bakal makin meningkat seiring dengan kenaikan jabatan dan jam terbang yang dimiliki. Artinya, ketika anak sulit diterima oleh airline atau bahkan sampai menganggur, biaya pendidikan & pelatihan di sekolah penerbangan selama 1 tahun lebih sia-sia saja. Ini bisa disebabkan lantaran Anda menyekolahkan anak di sekolah penerbangan yang kurang berkualitas. Alhasil, pihak airline meragukan kemampuan dari anak Anda. Masing-masing airline tentunya memasang kriteria tersendiri untuk calon pilotnya. Jika dianggap tidak memenuhi kriteria, di awal pendaftaran sudah tidak diprioritaskan.

Bukan hanya bakal rugi waktu & tenaga untuk anak Anda, Anda sebagai orang tua juga bakal rugi secara finansial jika keliru dalam memilih sekolah penerbangan. Alangkah baiknya jika Anda tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Perbanyak informasi dahulu tentang sekolah penerbangan yang bakal dituju atau sekolah pilot lainnya sebelum mendaftarkan anak. Seperti kata peribahasa, biar lambat asal selamat 🙂 Bicara soal sekolah penerbangan terbaik, menurut Anda seperti apa sekolah penerbangan yang terbaik itu? Punya nama besar, menawarkan biaya pendidikan murah, berbondong-bondong orang mendaftar, atau justru memberikan janji cepat dapat kerja usai lulus? Perlu Anda ketahu bahwa sekolah penerbangan dikatakan terbaik apabila:

  • Memiliki usia berdiri minimal 3 tahun
  • Menawarkan biaya pendidikan yang kompetitif
  • Memiliki pesawat latih yang memadai
  • Mempunyai instruktur penerbangan yang handal & terpercaya
  • Mampu membuktikan bahwa lulusannya telah banyak diterima di airline ternama Indonesia atau luar negeri
  • Menawakan program MER (Multi Engine Rating)

Tahapan Pendidikan pada Sekolah Khusus Penerbang

Mungkin di antara teman-teman ada yang termotivasi berprofesi sebagai seorang pilot? Tak salah memang jika ingin berkarir dalam dunia penerbangan terutama menjadi penerbang mengingat profesi ini terbilang mapan. Untuk menjadi seorang pilot, teman-teman harus sebelumnya mengenyam pendidikan di sekolah khusus penerbang yang memiliki biaya pendaftaran serta pendidikan tergolong tinggi (sebanding dengan penghasilan yang bakal diperoleh ketika menjadi seorang pilot pesawat komersil). Adapun tahapan pendidikan pada sekolah khusus penerbang yang akan teman-teman lalui antara lain sbb:

Pendidikan semi militer

Pada awal masuk sekolah, teman-teman akan terlebih dahulu mengikuti pendidikan semi militer. Pendidikan ini umumnya hanya berlangsung sekitar dua mingguan. Selama kurun waktu tersebut, teman-teman bakal digembleng dengan kegiatan fisik yang cukup padat & berat oleh anggota TNI. Pendidikan ini memang bakal menguras tenaga & sangat melelahkan tapi bermanfaat untuk menjaga kekuatan fisik sekaligus meningkatkan kedisiplinan. Awalnya mungkin akan merasa kaget, tapi lama-kelamaan teman-teman pasti bisa beradaptasi sendiri.

Ground school

Selanjutnya, teman-teman bakal menerima materi di kelas. Di sini, teman-teman bakal diajak mengenal lebih dalam tentang ilmu penerbangan, bukan hanya tentang cara mengemudikan pesawat melainkan juga belajar meteorologi (mempelajari tentang udara, cuaca, angin, dll), cara mengukur bahan bakar yang dibutuhkan selama perjalanan, navigasi (mengetahui posisi serta arah perjalanan), dan masih banyak lagi. Akan hal ini, tak heran jikalau calon kadet setidaknya memiliki kemampuan fisika & matematika dasar.

Simulasi

Ketika materi telah didapatkan, teman-teman bakal lanjut menggunakan simulator. Simulator merupakan suatu sistem yang membuat para kadet seolah melakukan penerbangan nyata. Tujuan dari penggunaan simulator sendiri adalah untuk mengaplikasikan materi yang telah didapatkan & dipelajari sehingga bisa mengasah kemampuan terbang sebelum akhirnya praktek dengan menggunakan pesawat latih. Biasanya, para kadet harus memiliki 15 jam terbang dengan menggunakan simulator (termasuk ujian) baru bisa lanjut praktek dengan pesawat sungguhan.

Praktek

Simulasi telah sukses, kemudian teman-teman bakal lanjut praktek penerbangan dengan pesawat latih yang bermesin tunggal seperti Cessna. Akan tetapi, teman-teman baru bisa praktek terbang di sirkuit. Maksudnya adalah baru bisa terbang di seputaran bandara tempat latihan terbang sekolah pilot saja. Praktek ini ditujukan untuk mengasah kemampuan landing para kadet karena bisa dikatakan ini hal yang cukup sulit dalam menerbangkan pesawat. Apabila teknik landing sudah dikuasai, teman-teman bakal lanjut ke penerbangan dengan jarak yang cukup jauh, lintas kota.

Usahakan bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap tahapan pendidikan di sekolah pilot sehingga bisa mengembangkan kemampuan penerbangan dengan baik. Ketika teman-teman dinilai bagus oleh pihak sekolah, boleh jadi bakal langsung ditarik menjadi instruktur penerbangan di sekolah setelah lulus meski harus menambah jam terbang atau pendidikan lagi. Pengalaman sekaligus pertambahan jam terbang yang teman-teman peroleh bisa dijadikan modal ketika melamar kerja sebagai pilot airline.

Btw, masuk sekolah pilot bukan perkara mudah. Teman-teman harus sehat fisik & mental, cakap berbahasa Inggris, serta lolos tes akademik, bakat terbang, psikotes, dan lain sebagainya. Maka dari itu, teman-teman harus persiapkan segala persyaratannya dengan matang agar biaya pendaftaran tidak terbuang percuma karena gagal lolos seleksi.