Pilot, Salah Satu Profesi Bergengsi di Dunia

Profesi sebagai pilot kini semakin menjadi perbincangan banyak orang. Tidak hanya bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke sekolah pilot, tetapi juga bagi orang tua yang ingin menyekolahkan putra putrinya. Tidak semua orang bisa masuk dan diterima sebagai siswa pilot. Faktanya dari banyak siswa yang mendaftar, hanya segelintir yang dinyatakan lulus dan sebagiannya lagi gugur. Proses seleksi yang sangat ketat dan kalau tidak sesuai dengan kriteria sekolah dapat dipastikan gugur. Misalnya terdapat masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, ginjal, liver, dan lain-lain, terdekteksi menggunakan obat terlarang, nilai akademik anjlok, dan lain sebagainya tentu akan mengurangi poin kelulusan.

Durasi sekolah penerbangan yang relatif pendek (sekitar 1-2 tahun) menjadi peluang bagus untuk meniti karir di maskapai penerbangan, bahkan dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan sekolah tinggi pada umumnya. Apalagi pertumbuhan ekonomi negara semakin maju, alat transportasi udara kian menarik untuk dipilih oleh masyarakat untuk mencapai tujuan. Tak heran kalau maskapai tanah air bakal berebut pilot dengan lulusan berkualifikasi. Secara garis besar, pilot terbilang sebagai salah satu profesi yang cukup bergengsi di dunia, alasannya sebagai berikut:

Biaya sekolah mahal

Selain masa pendidikan cadet pilot yang amat singkat, biaya sekolah juga sangat mahal. Kalau dokter masih bisa dijangkau dengan biaya kurang lebih 300 juta rupiah, sedangkan pilot kemungkinan IDR 800 juta. Biaya sekolah pilot yang sungguh tinggi tak mengherankan kalau masyarakat yang dari kalangan menengah ke bawah harus mengubur impiannya untuk menjadi seorang penerbang, terkecuali bila mampu masuk di sekolah penerbangan bersubsidi. Sekalipun ada keringanan dari sekolah swasta seperti program cicilan, tapi hal ini tentu tidak mengurangi jumlah biaya yang harus dibayar. Inilah salah satu alasan mengapa sekolah pilot dikatakan bergengsi tak lain karena pengorbanannya juga besar.

Gajinya tinggi

Harapan memperoleh gaji hingga puluhan juta rupiah per bulan, bisa didapat dari profesi sebagai pilot. Penghasilan pilot dipengaruhi oleh letak posisi jabatan yang didudukinya saat itu, entah itu second officer, first officer, atau captain pilot. Semakin tinggi jabatan maka kian besar pula gaji yang diterima. Seperti halnya second officer dengan penghasilan di bawah 20 juta rupiah, first officer atau wakil kapten sekitar 40-45 juta rupiah, dan yang lebih menggiurkan lagi posisi kapten yakni mencapai IDR 70 juta per bulan. Dengan penghasilan yang cukup memuaskan, tak hanya mampu memenuhi kebutuhan hidup tetapi juga memungkinkan dalam mencapai berbagai impian di masa depan seperti berinvestasi.

Karinya oke

Setelah lulus dari sekolah pilot, para cadet dapat bersaing untuk mendapatkan lowongan kerja di airline. Pembangunan maskapai yang kian bertambah menjadi peluang besar bagi para lulusan untuk menduduki jabatan yang tersedia. Terdapat pula jenjang karir yang diimbangi gaji lumayan besar, seperti yang terdapat pada uraian sebelumnya. Jenjang karir bisa meningkat seiring dengan jam terbang yang bertambah. Meski tak mudah, namun hal ini sangat mendukung untuk kehidupan yang cerah di masa depan.

Proses seleksi yang sulit, biaya sekolah yang mahal, gaji tinggi, dan jenjang karir yang menggiurkan membuat ptofesi pilot diakui di seluruh penjuru dunia. Tak mengherankan kalau dikatakan sebagai salah satu jenis pekerjaan yang masih sangat bergengsi hingga saat ini. Sekedar tips, bila ingin masuk mencari sekolah pilot pastikan memilih yang tepat agar tidak mengecewakan di masa mendatang.